Fikiranku dilemparkan jauh- jauh
Sayunya saat itu
Melihat si kecil menyelusuri batu- batu
Tanpa teman, ayah dan juga ibu
Aku mula keliru
Tertanya- tanya apakah yang mereka mahu
Ada simpati yang bertunas di hati
Ada juga rasa ingin berbakti
Tapi aku juga tidak memiliki
Apa lagi untuk memberi
Apa yang ada hanyalah simpati
Anak kecil itu masih di situ
Terus menagih sesuatu
Tidak mengira waktu
Masih setia dengan usahanya itu
Air mataku mula berleretan dari lubuk kesedihan
Mengenang nasib generasi akan datang
Jika beginilah kehidupan
Tidak mustahil akan ada yang kecundang
Jika hidupnya tidak memiliki pegangan
No comments:
Post a Comment
teguran anda menjadi panduan untuk saya. terima kasih...